Kamis, 29 Desember 2022
Aksi Nyata Menyebarkan pemahaman "Mengapa kurikulum perlu berubah?"
Minggu, 12 Juni 2022
MEMAHAMI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERSAMA CALON GURU PENGGERAK DAN KOMUNITAS MGMP SEJARAH KOTA PEKANBARU
Pada hari sabtu tanggal 11 November 2022 komunitas guru sejarah SMA Negeri dan Swasta Pekanbaru melaksanakan kegiatan belajar dan diskusi tentang materi pembelajaran berdiferensiasi bersama Calon guru penggerak di SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau. Materi ini disampaikan oleh Nono Suganda, S.Pd calon guru penggerak angkatan 4 Kota Pekanbaru. Berikut rangkuman kegiatan tersebut :
KONTEN MATERI YANG DIPELAJARI :
Apa itu pembelajaran berdiferensiasi?
Pembelajaran berdiferensiasi adalah serangkaian keputusan masuk akal (common sense) yang dibuat oleh guru yang berorientasi kepada kebutuhan murid. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid dirancang untuk mendukung semua murid dikelas kita. Keputusan-keputusan tersebut dibuat berkaitan dengan :
- Kurikulum yang memiliki tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas.
- Bagaimana guru merespon kebutuhan murid.
- Bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang “mengundang’ murid untuk belajar dan bekerja keras mencapai tujuan belajar yang tinggi.
- Manajemen kelas yang efektif
- Penilaian berkelanjutan.
Menurut Tomlinson (2001) dalam bukunya yang berjudul how to differentiate instruction in mixed ability classroom menyampaikan bahwa kita dapat mengkategorikan kebutuhan belajar murid, paling tidak berdasarkan 3 aspek. Ketiga aspek tersebut adalah:
- Kesiapan belajar (readiness) adalah kapasitas untuk mempelajari materi baru. Sebuah tugas yang mempertimbangkan tingkat kesiapan murid akan membawa murid keluar dari zona nyaman mereka, namun dengan lingkungan belajar yang tepat dan dukungan yang memadai, mereka tetap dapat menguasai materi baru tersebut. Alat yang disebut equalizer yang diperkenalkan oleh tomlinson untuk mengidentifikasi kesiapan belejar murid(tomlinson, 2001)
- Minat Murid merupakan suatu keadaan mental yang menghasilkan respons terarah kepada suatu situasi atau objek tertentu yang menyenangkan dan memberikan kepuasan diri.
- Profil belajar mengacu pada cara-cara bagaimana kita sebagai individu paling baik belajar. Tujuan dari mengidentifikasi atau memetakan kebutuhan belajar murid berdasarkan profil belajar adalah untuk memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar secara natural dan efisien. Profil belajar juga berkaitan dengan gaya belajar. Secara umum gaya belajar ada tiga, yaitu: Visual: belajar dengan melihat (misalnya melalui materi yang berupa gambar, menampilkan diagram, power point, catatan, peta, graphic organizer ); Auditori: belajar dengan mendengar (misalnya mendengarkan penjelasan guru, membaca dengan keras, mendengarkan pendapat saat berdiskusi, mendengarkan musik); Kinestetik: belajar sambil melakukan (misalnya bergerak dan meregangkan tubuh, kegiatan hands on, dsb).
- Strategi Konten yaitu terkait materi pengetahuan, konsep, dan keterampilan yang perlu dipelajari murid berdasarkan kurikulum dilakukan dengan membedakan pengorganisasian, membedakan format penyampaian
- Strategi Proses yaitu kegiatan yang memungkinkan murid berlatih dan memahami konten, membedakan proses yang harus dijalani oleh murid.
- Strategi Produk yaitu bukti yang menunjukkan apa yang murid telah pahami dilakukan dengan membedakan dan memodifikasi produk sebagai hasil belajar murid, hasil latihan, penerapan, dan pengembangan apa yang telah dipelajari.
RESPON GURU SEJARAH TERHADAP
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
" Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang efektif untuk diterapkan Dalam kelas yang terdiri Dari berbagai macam siswa dengan minat belajar nya masing masing" GIRI HANDITO _ SMAN 5 PEKANBARU
"Tujuan pembelajaran diferensiasi.sebenarnya secara tdk langsung sudah terapkan dgn membawa anak ke alam pikiran nya dgn apa yg sdh kita ajarkan.dan mereka jg bisa memberi pendapat sesuai dgn pemikiran mereka" NOVA _ SMAN 3 PEKANBARU
"Bermanfaat sekali, metode yg sering kita gunakan tapi tdk tahu kalau itu adalah merdeka belajar, dg adanya penjelasan ini saya paham dg pembelajaran berdiferensiasi" YANTI YULFINA_SMA NEGERI OLAHRAGA
CONTOH SOAL UJIAN SEMESTER GENAP SEJARAH PEMINATAN KELAS XI
SOAL PILIHAN GANDA
1. Salah satu penyebab pecahnya Perang Dunia II di Eropa diawali dengan adanya ….
A. Serangan jerman ke cekoslowakia
B. Serangan Jerman ke Polandia
C. Serangan Inggris ke Jerman
D. Serangan Italia ke Abisyenia
E. Serangan Italia ke Inggris
2. Faham Nazisme adalah suatu faham yang diyakini oleh bangsa Jerman bahwa ….
A. Ras Arya adalah ras yang paling unggul didunia
B. Bangsa Jerman terpanggil untuk memimpin Eropa
C. Hitler adalah pemimpin dunia
D. Bangsa Jerman merupakan bangsa pencipta budaya
E. Bangsa Jerman ditakdirkan untuk memimpin dunia
3. Perang Dunia II membagi dunia menjadi dua Blok yaitu Blok sekutu dan Blok Sentral. Negara anggota Blok Sentral adalah ….
A. AS,Inggris dan Prancis
B. AS,Inggris dan US
C. Jerman,Inggris dan Prancis
D. Jerman,Italia dan Jepang
E. Jerman , Italia dan Spanyol
4. Bentuk ketegangan antara Blok Barat dan Blok Timur lebih dikenal dengan nama ….
A. Pakta pertahanan
B. Perang terselubung
C. Perang dingin
D. Perang nuklir
E. Perang bintang
5. Pengaruh kebijakan kolonial secara politik terlihat dari reaksi rakyat Indonesia dalam bentuk…
A. Adanya kerja sama antara rakyat indonesia dan pemerintah belanda
B. Pembangunan benteng pertahanan
C. Pembangunan jalan-jalan
D. Dibelinya rempah-rempah dengan harga tinggi
E. Perlawanan-perlawanan
6. Di bawah pimpinan Sultan Baabullah, rakyat Ternate menentang portugis. Perlawanan rakyat Ternate tersebut disebabkan karena…
A. Tindakan portugis yang sudah melampaui batas
B. Portugis tidak menyukai baabullah
C. Sultan baabullah ingin bekerja sama dengan inggris
D. Rakyat ternate ingin melakukan perdagangan
E. Portugis membeli rempah-rempah dengan murah
7. Perhatikan data berikut!
1. Raja Sisimangaraja XII tidak bersedia wilayah kekuasaanya semakin diperkecil oleh belanda
2. Belanda mempunyai keinginan mewujudkan Pax Netherlandica
3. Adanya plakat pendek
4. Banyak menguras kas Belanda
Alasan terjadinya perlawanan masyarakat Batak ditunjukkan pada nomor…
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4
8. Perhatikan nama berikut!
1. Sultan adam
2. Tuanku tambusai
3. Tuanku nan cerdik
4. Tuanku imam bonjol
5. Pangeran tamjidillah
Pemimpin perlawanan dalam perang padri ditunjukkan pada nomor…
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 5
E. 3, 4, dan 5
9. Salah satu sebab khusus terjadinya perang Diponegoro adalah Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan karena….
A. Campur tangan belanda dalam urusan kerajaan Mataram
B. Pangeran diponegoro ingin mengasingkan diri
C. Pangeran diponegoro ingin menjadi raja
D. Pemerintah kolonial ingin mengajak kerja sama pangeran diponegoro
E. Pangeran diponegoro dibelit berbagai bentuk pajak
10. Untuk mengatasi perlawanan Pangeran Diponegoro, Gebjend Van der Capellen menugaskan Jenderal Marcus de Kock menjalankan strategi Benteng Stelsel. Tujuan strategi tersebut adalah …
A. Untuk mempercepat perundingan perdamaian
B. Untuk memisahkan Pangeran Diponegoro dengan pihak keratin
C. Untuk mengelabui rakyat agar mendukung Belanda
D. Untuk mempersempit ruang gerak pasukan Diponegoro
E. Melemahkan perekonomian rakyat
11. Kesewenang-wenangan memaksakan monopoli, mengakibatkan masyarakat menenetang ambisi VOC di Goa (Makassar) sehingga meletus “Perang Goa” yang dipimpin oleh…
A. Imam Bonjol
B. Sultan Agung
C. Pangeran Nuku
D. Teuku Umar
E. Sultan Hasanuddin
12. Faktor utama yang menyebabkan VOC dibubarkan adalah …
A. Pejabatnya bekerja secara maksimal
B. Perang kemerdekaan Belgia
C. Kekosongan kas akibat perang Diponegoro
D. Pegawainya banyak yang korupsi
E. Daerah pasaran VOC direbut oleh EIC
13. VOC menerapkan politik adu domba antar kerajaan-kerajaan di Nusantara untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan sebesar-besarnya. Politik tersebut dikenal dengan nama…..
A. Devide et impera
B. Cultuur stelsel
C. Devide et rente
D. Devide et vadem
E. Cultuur Procenten
14. Tokoh wanita dari Maluku yang memimpin perlawanan terhadap kesewenangan pemerintah Belanda adalah …
A. Christina Martha Tiahahu
B. Cut Meutia
C. Cut Nyak Dien
D. Dewi Sartika
E. R.A. Kartini
15. Sistem tanam paksa akhinya dihapuskan karena ....
A. Tidak membawa hasil bagi Belanda
B. Munculnya perlawanan dari rakyat Indonesia
C. Adanya kritikan dan reaksi dari kaum liberalis dan humanis di negeri Belanda
D. Banyaknya pegawai-pegawai pemerintah yang melakukan korupsi
E. Kekuasaan Belanda di Indonesia jatuh ke tangan Inggris
16. Munculnya Politik Etis dilatarbelakangi …
A. Kemakmuran Belanda hanya dinikmati ole kalangan tertentu saja
B. Sekelompok rakyat jajahan mengalami penindasan
C. Tindakan sewenang-wenang pemerintah kolonial Belanda terhadap rakyat Jawa
D. Kemakmuran Belanda tidak diimbangi dengan kesejahteraan wilayah jajahan
E. Keuntungan perdagangan hanya dinikmati oleh kalangan pengusaha swasta
17. Budi utomo merupakan organisasi pergerakan pertama di Indonesia. Oleh karena itu, pada tanggal 20 Mei 1908 di jadikan sebagai….
A. Hari kebangkitan nasional
B. Hari pendidikan nasional
C. Hari Pahlawan
D. Hari organisasi
E. Hari pergerakan
18. Salah satu keuntungan besar yang menjadi modal utama pergerakan nasional sebagai akibat adanya politik etis adalah…
A. Irigasi
B. Migrasi
C. Edukasi
D. Pembangunan infrastruktur
E. UU Agraria tahun 1870
19. Berikut ini pernyataan yang tepat tentang Budi Utomo, kecuali ....
A. Budi Utomo berdiri pada tanggal 20 Mei 1908
B. Budi Utomo didirikan oleh para mahasiswa STOVIA yang diketuai Sutomo
C. Gagasan awal berdirinya Budi Utomo berasal dari dr. Wahidin Sudirohusodo.
D. Ruang gerak Budi Utomo terbatas di Jawa dan Madura
E. Budi Utomo Bergerak dalam bidang politik dan bersifat radikal
20. Perhatikan data berikut!
1. Didirikan di bandung pada tanggal 25 Desember 1912
2. Dipimpin oleh tiga serangkai yaitu Dr. E.F.E. Douwes Dekker, Dr. Cipto mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat
3. Merupakan organisasi pertama di indonesia yang secara terang-terangan menyatakan dirinya sebagai partai politik
4. Memiliki semboyan Indie Los Van Holland dan Indie Voor Inders
Berdasarkan data diatas, organisasi pergerakan nasional yang di maksud adalah…
A. Perhimpunan indonesia
B. Partai nasional indonesia
C. Parindra
D. Indische partij
E. Sarekat islam
21. Kaum humanis dan kaum liberal mengusulkan kepada pemerintah Kerajaan Belanda untuk melaksanakan hal-hal yang dapat membantu kehidupan rakyat Indonesia, seperti membangun irigasi, menyelenggarakan Migrasi dan menyelenggarakan edukasi. Ketiga hal tersebut dikenal dengan sebutan…
A. Trilogi Van Deventer
B. Trilogi Wishes
C. Trilogi Demand
D. Trilogi Intention
E. Trilogi Plan for the future
22. Tokoh keturunan Indo-Belanda yang turut berjuang untuk melepaskan diri dari belengguh penjajah dan menjadi penentang system tanam paksa adalah…
A. W.R. Soepratman
B. Cipto Mangungkusumo
C. Suwardi Suryaningrat
D. Douwes Dekker
E. Gunawan Mangungkusumo
23. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia, maka Jepang membentuk organisasi-organisasi. Berikut adalah organisasi yang dimaksud, kecuali…
A. Gerakan 3A
B. Pusat Tenaga Rakyat (Putera)
C. Pembelah Tanah Air (PETA)
D. Heiho
E. Angkatan Bersenjata RI
24. Kedatangan Jepang ke Indonesia diterima oleh rakyat Indonesia karena...
A. Jepang dari kawasan Asia
B. Jepang menjanjikan kemerdekaan
C. Jepang bertujuan mengusir imperialisme Barat
D. Jepang mengaku sebagai saudara tua
E. Jepang masih satu rumpun dengan Indonesia
25. Langkah awal yang dilakukan oleh Jepang untuk menguasai Asia adalah...
A. Menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour
B. Merebut kekuasaan di Indonesia dari tangan Belanda
C. Menyerang pusat militer di Amerika Serikat
D. Merebut Cina dari tangan Inggris
E. Menguasai wilayah Hongkong
26. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Berpusatnya di Bukittinggi
2) Pemerintahan Militer Angkatan Darat dari Tentara ke-25
3) Dipimpin oleh Jenderal Hitoshi Immamura.
4) Pemerintahan Militer Angakatan Darat dari Tentara ke-16
5) Dikuasai Angkatan Laut dari Armada Selatan II
Dari pernyataan di atas yang merupakan penjelasan wilayah Jawa dan Madura pada masa Jepang adalah....
A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 3
C. 2, 4, dan 5
D. 3 dan 4
E. 1, 3, dan 5
27. Berikut ini adalah salah satu tokoh Empat Serangkai pemimpin PUTERA…
A. Ahmad Subarjo
B. M. Yamin
C. K. H. Mas Mansyur
D. Supomo
E. Sayuti Melik
28. Tujuan Jepang membentuk PUTERA adalah…
A. Menyejahterakan rakyat jajahan
B. Membujuk golongan intelektual dan sekuler untuk membantunya dalam perang menghadapi Sekutu
C. Mengembangkan kesadaran politik para pemuda
D. Mengajarkan kepada para pemuda tentang kemiliteran
E. Mendidik para pemuda Indonesia
29. Memberi penghormatan kepada kaisar Jepang (yang dianggap sebagai keturunan dewa matahari) dengan membungkukan badan ke arah matahari terbit disebut….
A. Kimiyago
B. Kimono
C. Seikerei
D. Keimin bunka sidoso
E. Taikoku
30. Perhatikan data berikut!
1) Lahir di singaparna tahun 1899 dengan nama umri alias hudemi
2) Berdasarkan SK presiden no. 064/TK/ 1972, pada tanggal 6 November 1972 pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional
3) Memiliki pesantren di Jawa Barat
4) Pada masa pendudukan jepang menolak melakukan Seikerei
Berdasarkan data tersebut, tokoh yang dimaksud adalah…..
A. K. H. Hasan Basri
B. Supriyadi
C. Teuku Umar
D. K. H. Mas Mansyur
E. K. H. Zainal Mustafa
31. Perlawanan Peta di Blitar dipimpon oleh....
A. Urip Sumoharjo
B. Slamet Riyadi
C. Supriyadi
D. Sudirman
E. Ahmad Yani
32. Perhatikan nama tokoh berikut!
1). Mr. A. G. Pringgodigdo
2). Ir. Soekarno
3). Mr. Muh. Yamin
4). Mr. Supomo
5). K. R. T. Radjiman wedyodiningrat
Tokoh yang mengusulkan dasar negara pada waktu sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei-1 juni 1945 ditunjukkan pada nomor…
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 5
E. 3, 4, dan 5
33. Perhatikan data berikut!
1) Disebut juga dengan Dokuritsu Junbi Inkai
2) Anggotanya terdiri dari 12 orang
3) Ketuanya Ir. Soekarno dan wakil ketuanya Drs. Moh. Hatta
4) Penasihatnya ahmad soebarjo
Berdasarkan data diatas badan yang dimaksud adalah…
A. Hinomaru
B. Teikoku ginkai
C. Kimigayo
D. BPUPKI
E. PPKI
34. Perhatikan data berikut!
1). Merupakan titik puncak perjuangan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan
2). Indonesia terlepas dari belenggu penjajahan asing
3). Lahirnya negara Republik Indonesia
4). Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
5). Diakuinya ikrar sumpah pemuda
Makna adanya peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 agustus 1945 ditunjukkan pada nomor…
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 5
E. 3, 4, dan 5
35. Perhatikan data berikut!
1). Lahir dijakarta tanggal 09 Maret 1903 dan meninggal di Surabaya 17 Agustus 1938
2). Pernah bekerja pada surat kabar Sin Po
3). Memperkenalkan lagu indonesia raya pada waktu kongres pemuda II di Jakarta
Berdasarkan data tersebut, tokoh yang dimaksud adalah…
A. Adam malik
B. Ahmad subarjo
C. Sayuti melik
D. W. R. Supratman
E. Muh. Yamin
36. Sebab terjadinya Peristiwa Rengasdengklok adalah . . ….
A. Perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan pemuda mengenai pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
B. Para pemuda ingin mengalahkan tentara jepang
C. Para pemuda mengamankan soekarno hatta dari tentara jepang
D. Ingin diakuinya peranan golongan pemuda
E. Para pemuda ingin berjuang sampai titik darah terakhir
37. Perhatikan data berikut!
1. Lahir pada tanggal 12 Agustus 1902 di Bukittinggi
2. Meninggal di Washington Amerika Serikat pada tanggal 02 Oktober 1988
3. Lahir dengan nama Muhammad Athar
4. Membuat program pembangunan selokan yang kemudian dikenal selokan Mataram
5. Dikenal sebagai bapak koperasi Indonesia
Keterangan yang berhubungan dengan Drs. Moh. Hatta ditunjukkan pada nomor…
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 5
E. 3, 4, dan 5
38. Proklamasi 17 Agustus 1945 memiliki arti penting yaitu . . . .
A. bangsa asing tidak akan masuk ke Indonesia
B. bangsa Indonesia menjadi negara yang berdaulat
C. bangsa Indonesia bebas dari penjajahan dan kemiskinan
D. bangsa Indo0nesia bebas menjalin hubungan dengan negara lain
E. rakyat Indonesia tidak perlu lagi mengangkat senjata
39. Perjuangan dan pergerakan bangsa Indonesia yang bersifat tradisional atau berdasarkan karena kemajemukan bangsa Indonesia di sebut…
A. Gerakan melawan pemerasan
B. Trasformasi etnik
C. Pergerakan bersifat kedaerahan
D. Gerakan Ratu adil
E. Pergerakan bersifat Agama
40. Nama Pancasila sebagai dasar negara Indonesia merdeka dikemukakan dalam sidang BPUPKI oleh....
A. Mr. Muhammad Yamin
B. Mr. Soepomo
C. Ir. Soekarno
D. Mr. Ahmad Subarjo
E. Mr. Kasman Singodimedjo
Jumat, 10 Juni 2022
CONTOH RPP SEJARAH BERDIFERENSIASI
Pembelajaran berdiferensiasi adalah serangkaian keputusan masuk akal (common sense) yang dibuat oleh guru dalam menciptakan pembelajaran yang berorientasi kepada kebutuhan murid. Yaitu dengan melakukan pemetaan kebutuhan belajar murid yang memperhatikan kesiapan belajar, minat dan profil belajar murid. Berikut contoh RPP Sejarah berdiferensiasi :
Kamis, 02 Juni 2022
3.2.a.7. Demonstrasi Kontekstual - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya
PEMETAAN ASET SMAN OLAHRAGA PROVINSI RIAU
SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau adalah Sekolah Khusus Keberbakatan Olahraga yang berada di Pusat Kota Pekanbaru Ibukota Provinsi Riau. Sekolah ini beralamat di Jl.Yos Sudarso No. 103 Kelurahan Lembah Damai Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Sekolah ini berdiri dari tahun 2009.
Modal Manusia
Sumber daya manusia yang berkualitas, investasi pada sumber daya manusia menjadi sangat penting yang berhubungan dengan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan, dan harga diri seseorang. Modal manusia merupakan dimensi kualitatif dari sumberdaya manusia, seperti keahlian dan keterampilan, yang akan memengaruhi kemampuan produktif manusia tersebut. Dimensi kualitatif tersebut diperoleh melalui pendidikan, pelatihan dan kesehatan. SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau memiliki cukup banyak aset manusia. Secara keseluruhan jika dihitung secara rinci maka dapat dirincikan :
Jumlah Siswa : 473 Orang
Jumlah Pendidik :40 Orang dengan pendidikan terendah S1 dan tertinggi S2
Jumlah tenaga kependidikan : 54 OrangDimana terdiri atas Kepala sekolah, Pegawai tata usaha, Uks, Perpustakaan, Petugas Kebersihan, Securty, Gharim, Pengasuh Asrama dan ditambah dengan Pelatih yang telah memilik sertifikat kepelatihan tingkat nasional. Dengan jumlah yang tenaga kependidikan yang banyak ini, Hal ini sangat mendukung segala kegiatan yang dilaksanakan sekolah utamanya dalam pelaksanaan pembelajaran daring pada masa pandemi covid seperti sekarang ini. Disamping itu, diantara kepala sekolah, guru, dan juga staff memiliki ikatan kekeluargaan yang sangat erat dan selalu saling membantu jika ada masalah-masalah yang dihadapi.
Modal Sosial
Secara sosial SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau mendapat dukungan dari masyarakat sekitar terhadap program – program sekolah, yang menumbuhkan kepercayaan juga sehingga mempercayakan pendidikan anaknya di sekolah ini. Penerimaan siswa baru pun setiap tahun ajaran baru selalu mencapai target. Selain itu di SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau terdapat tata tertib sekolah yang mengatur dan mengikat semua warga sekolah untuk patuh dan tertib sesuai tugas dan kewajiban masing-masing. Sekolah ini juga melaksanakan pembiasaan setiap harinya untuk meningkatkan disiplin, sikap religius, dan juga rasa nasionalisme. Ini dapat dilihat dengan terlaksananya ibadah rutin, dan upacar bendera, serta pembiasaan menyanyikan lagu nasional.
Modal Fisik
Secara fisik SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau telah memiliki infrastruktur yang memadai, dimana disekolah terdapat 1 Gedung kantor, 1 Bangunan perpustakaan, 1 Bangunan UKS, 1 Ruangan Seni,2 Gedung Asrama, 1 Bangunan Masjid, Kantin dan Koperasi dan dilengkapi dengan ruang fitnes dan fasilitas olahraga sesuai dengan cabang olahraga yang yang dibidangi oleh siswa/i di sekolah ini. Selain itu sekolah sekolah ini juga terdapat akses internet yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran dselama 24 jam.
Modal Lingkungan/Alam
SMA Negeri Olahraga terletak di wilayah yang strategis, dilingkunan komplek khusus olahraga yang dibangun oleh pemerintah provinsi riau. Sekolah ini jugamudah diakses transportasi, selain itu juga tidak jauh dari lembaga pendidikan yang lebih tinggi karena terdapat Universitas dan politeknik.Ini memiliki nilai penting untuk memacu siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Modal Finansial
Modal finansial di sekolah kami masih mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Sumbangan dari orang tua siswa melalui komite sekolah.Bantuan dari dinas pendidikan melalui bidang SMA dan Pendidikan Layanan Khusus (PLK). Serta dari donatur yang tidak mengikat tetapi memiliki kepentingan untuk memajukan pendidikan dan Olahraga.
Modal Politik
Untuk modal politik yang dimiliki sekolah yaitu bersinergi dengan pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga. Selain itu sekolah ini juga memiliki beberapa kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kota yang memilik atlit-atlit daerah yang bersekolah di SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau. Serta mendapat dukungan dari KONI dan Klub-Klub Olahraga.
Modal Agama dan Budaya
Untuk modal agama dan budaya yang dimiliki oleh SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau yaitu sekolah teridiri atas siswa yang beragam agama dan budayanya. Sekolah memfasilitasi pelaksanaan ibadah bersama sesuai dengan agamanya masing-masing sesuai dengan jadwal masing-masing, seperti sholat 5 waktu dan kegiatan magrib mengaji,serta kebaktian bagi siswa beragama kristen.
Selasa, 15 Maret 2022
PEMBELAJARAN SOSIAL DAN EMOSIONAL SERTA TEKNIK STOP
Pembelajaran Sosial dan Emosional yang ditujukan untuk jenjang pendidikan usia dini hingga menengah ini dikembangkan pada tahun 1994 oleh sekelompok pendidik, peneliti, dan pendamping anak (salah satunya adalah Psikolog Daniel Goleman, pencetus teori Kecerdasan Emosi). Kerangka Pembelajaran Sosial dan Emosional berbasis penelitian ini bertujuan untuk mendorong perkembangan anak secara positif dengan program yang terkoordinasi secara lebih baik antara berbagai pihak dalam komunitas sekolah.
Pembelajaran Sosial dan Emosional adalah pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh komunitas sekolah. Proses kolaborasi ini memungkinkan anak dan orang dewasa di sekolah memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan dan sikap positif mengenai aspek sosial dan emosional. Pembelajaran sosial dan emosional yang mengacu pada kerangka CASEL (Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning) (www.casel.org). Pendekatan SEL yang efektif seringkali menggabungkan empat elemen yang diwakili oleh akronim SAFE (https://casel.org/what-is-sel/approaches/) :
- Sequential/berurutan: Aktivitas yang terhubung dan terkoordinasi untuk mendorong pengembangan keterampilan
- Active/aktif: bentuk Pembelajaran Aktif yang melibatkan murid untuk menguasai keterampilan dan sikap baru
- Focused/fokus: ada unsur pengembangan keterampilan sosial maupun personal
- Explicit/eksplisit: tertuju pada pengembangan keterampilan sosial dan emosional tertentu secara eksplisit.
Pembelajaran Sosial Emosional diharapkan mampu membantu pemahaman dan penerapan Bapak/Ibu guru dalam mengelola aspek sosial dan emosional diri sendiri sekaligus dapat menerapkannya pembelajaran sosial dan emosional pada murid secara lebih sistematik dan komprehensif.
Pembelajaran sosial dan emosional bertujuan:
- Memberikan pemahaman, penghayatan dan kemampuan untuk mengelola emosi (kesadaran diri)
- Menetapkan dan mencapai tujuan positif (pengelolaan diri)
- Merasakan dan menunjukkan empati kepada orang lain (kesadaran sosial)
- Membangun dan mempertahankan hubungan yang positif (keterampilan membangun relasi)
- Membuat keputusan yang bertanggung jawab. (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab)
Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE) dapat dilakukan dengan 4 cara:
- Mengajarkan Kompetensi Sosial Emosional (KSE) secara spesifik dan eksplisit
- Mengintegrasikan Kompetensi Sosial Emosional (KSE) ke dalam praktik mengajar guru dan gaya interaksi dengan murid
- Mengubah kebijakan dan ekspektasi sekolah terhadap murid
- Mempengaruhi pola pikir murid tentang persepsi diri, orang lain dan lingkungan.
TEKNIK STOP MENGEMBALIKAN DIRI PADA KONDISI SAAT DENGAN KESADARAN PENUH
Teknik STOP adalah salah satu teknik mindfulness yang dapat digunakan untuk mengembalikan diri pada kondisi saat ini dengan kesadaran penuh. STOP yang merupakan akronim dari :
- Stop/ Berhenti. Hentikan apapun yang sedang Anda lakukan.
- Take a deep Breath/ Tarik napas dalam. Sadari napas masuk, sadari napas keluar. Rasakan udara segar yang masuk melalui hidung. Rasakan udara hangat yang keluar dari lubang hidung. Lakukan 2-3 kali. Napas masuk, napas keluar.
- Observe/ Amati. Amati apa yang Anda rasakan pada tubuh Anda? Amati perut yang mengembang sebelum membuang napas. Amati perut yang mengempes saat Anda membuang napas. Amati pilihan-pilihan yang dapat Anda lakukan.
- Proceed/ Lanjutkan. Latihan selesai. Silahkan lanjutkan kembali aktivitas Anda dengan perasaan yang lebih tenang, pikiran yang lebih jernih, dan sikap yang lebih positif.
Sabtu, 24 Juli 2021
SELAMATKAN GENERASI DENGAN LITERASI
Indonesia adalah negara yang kaya. Merupakan suatu kebanggaan bagi kita memiliki wilayah luas dan potensi alam yang sangat menjanjikan. Selain potensi alam, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang sangat besar, jumlahnya menempati urutan ke empat terbanyak di dunia, dimana 27% diantaranya adalah pemuda yang merupakan pelaku penting bagi tumbuh dan berkembangnya budaya inovasi dan kreatif.
Indonesia mengalami peningkatan jumlah penduduk usia produktif secara signifikan. Tren peningkatan ini dikenal dengan istilah bonus demografi. Bonus demografi merupakan kondisi di mana populasi usia produktif lebih banyak dari usia nonproduktif. Indonesia sendiri diprediksi akan mengalami puncak bonus demografi pada 2030 mendatang. (https://www.bkkbn.go.id/detailpost/bonus-demografi-meningkatkan-kualitas-penduduk-melalui-keluarga di akses tanggal 12 Juli 2018).
Kondisi ini juga merupakan potensi yang besar bagi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang maju. Pengalaman di berbagai negara menunjukkan bahwa produktivitas suatu negara sangat ditentukan oleh kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola potensi sumber daya alam yang dimilikinya.
Pemuda merupakan generasi produktif yang memiliki peran strategis bagi pertumbuhan dan kemajuan bangsa Indonesia karena mereka memiliki produktivitas tinggi di masyarakat untuk berkarya, berkreasi dan berinovasi. Generasi muda merupakan pemegang tongkat estafet masa depan bangsa. Pemuda merupakan generasi penerus dan pemimpin bangsa yang harus dipersiapkan dalam mencapai cita-cita bangsa.
Generasi muda atau sering disebut generasi milenial memiliki peranan besar sebagai subyek maupun sebagai obyek dalam pembangunan pada masa kini dan masa yang akan datang. Kompetensi dan daya saing pemuda merupakan bagian integral dari pembangunan karakter menghadapi tantangan global. Generasi muda Indonesia harus kompetitif untuk menghadapi persaingan global. Tantangan global semakin berat seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi. Meningkatnya perkembangan teknologi informasi ibarat pisau bermata dua. Satu sisi memberikan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Namun pada sisi yang lain membawa dampak negatif. Informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya tanpa dapat kita bendung dengan baik.
Penyalahgunaan narkoba saat ini sudah menjadi permasalahan bagi semua kalangan termasuk pemuda. Wilayah indonesia menjadi salah satu sasaran dari penyimpangan penyalahgunaan narkoba. Bahkan dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Penanganan Narkoba 2015, pada Rabu, 4 Februari 2015, Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengatakan, situasi sekarang sudah memasuki masa “darurat” narkoba. Ancaman bagi generasi muda menjadi momok yang harus kita atasi bersama.
Menurut BNN indonesia yang dikutip dari situs (http://www.babesrehab-bnn.info/index.php/artikel/131-ancaman-narkoba-bagi-generasi-muda tanggal 12 Juli 2018), Berdasarkan Laporan Survei Perkembangan Penyalah guna Narkoba di Indonesia Tahun 2014, diperkirakan berjumlah sebanyak 3,8 juta - 4,1 juta orang atau sekitar 2,10% - 2,25% dari total seluruh penduduk Indonesia usia produktif. Tahun 2015 jumlah penyalah guna narkoba diproyeksikan ± 2,8% atau setara dengan ± 5,1 - 5,6 juta jiwa dari populasi penduduk Indonesia usia 10-59 tahun.
Dalam hal ini mereka yang menjadi target pasar mereka adalah kalangan pelajar mahasiswa atau dengan kata lain generasi muda bangsa. Apabila kondisi ini tidak segera ditangani maka akan timbul permasalahan yang lebih besar bagi bangsa kita dikemudian hari, karena memiliki generasi muda yang terbelenggu oleh narkoba.
Bukan hanya di kalangan generasi muda di perkotaan, bahkan sudah menjalar ke kalangan anak-anak di daerah pedesaan. Penyalahgunaan narkoba berpengaruh pada tubuh dan mental-emosional para pemakaianya. Jika semakin sering dikonsumsi, apalagi dalam jumlah berlebih maka akan merusak kesehatan tubuh, kejiwaan dan fungsi sosial di dalam masyarakat. Pengaruh narkoba pada generasi muda bahkan dapat berakibat lebih fatal, karena menghambat perkembangan kepribadiannya. Narkoba dapat merusak potensi diri, sebab dianggap sebagai cara yang “wajar” bagi seseorang dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan hidup sehari-hari. Penyalahgunaan narkoba merupakan suatu pola penggunaan yang bersifat patologik dan harus menjadi perhatian segenap pihak. Meskipun sudah terdapat banyak informasi yang menyatakan dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan dalam mengkonsumsi narkoba, tapi hal ini belum memberi angka yang cukup signifikan dalam mengurangi tingkat penyalahgunaan narkoba.
Untuk menyelesaikan penyimpangan masalah sosial ini, saksi hukum bukanlah satu-satunya solusi dalam menangani problema ini. Perlu adanya sinergisitas kita dalam memberantas bahaya narkoba yaitu adanya langkah-langkah kuratif dan preventif melalui pendekatan karakter terhadap generasi milenial. Kerjasama kolektif antar-komponen sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah ini. Generasi muda yang menjadi target dari penyalah gunaan narkoba perlu diarahkan pada kegiatan positif dan kreatif.
Salah satu kegiatan positif yang bisa di aplikasikan adalah melakukan literasi. Istilah literasi dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Inggris literacy yang secara etimologi berasal dari bahasa Latin literatus, yang berarti orang yang belajar. Dalam bahasa Latin juga terdapat istilah littera (huruf) yaitu sistem tulisan dengan konvensi yang menyertainya. (https://www.literasipublik.com/pengertian-literasi di akses tanggal 13 Juli 2018). Sedangkan menurut Mike Baynham (1995:9), pengertian literasi berdasarkan konteks penggunaanya yaitu bahwa literasi merupakan integrasi keterampilan menyimak, berbicara, menulis, membaca dan berpikir kritis.
Dalam hal sadar literasi, pemerintah sebenarnya sudah memulai sejak akhir tahun 2015. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah meluncurkan program unggulan bernama Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang bertujuan untuk menumbuhkan budi pekerti generasi muda melalui budaya literasi (membaca dan menulis). Program ini dibuat sebagai aplikasi pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015.
Kegiatan utama literasi di samping menulis, membaca juga mengalami perubahan paradigma. Ditjen Dikdasmen (2016:2) menyatakan kajian mengenai literasi dalam tulisan ini lebih berfokus pada keterampilan membaca. Hal ini membuat para ahli membaca menyadari bahwa membaca merupakan kegiatan yang kompleks. Proses ini melibatkan kegiatan memaknai kata dan menghubungkannya dengan unit ide atau proposisi. Kemudian pembaca menghubungkan unit ide, memaknai detil informasi, dan membangun mikrostruktur dan makrostruktur atau yang diistilahkan sebagai “the mental representation that the reader construct of the text”.
Penerapan gerakan literasi bisa dilaksanakan di berbagai ruang lingkup. Dalam dunia pendidikan ada gerakan literasi sekolah sedangkan di masyarakat bisa diterapkan gerakan literasi berbasis komunitas. Menurut Yanni (1995:40) menyatakan bahwa pembelajaran berbasis literasi dilakukan dengan mengembangkan gagasan atau ide melalui pengembangan pertanyaan-pertanyaan pada waktu menulis, kemudian mengembangkannya melalui keterhubungan antar-ide dan kontroversi dari setiap ide.
Pembelajaran berbasis budaya literasi dalam dunia pendidikan memiliki keunggulan karena model literasi bukan hanya dimaksudkan agar siswa memiliki kapasitas mengerti makna konseptual dari wacana melainkan kemampuan berpartisipasi aktif secara penuh dalam menerapkan pemahaman sosial dan intelektual (White, 1985:56).
Pada Gerakan literasi berbasis komunitas sangat cocok untuk kalangan generasi muda. Ini bisa diwujudkan dalam komunitas Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang didirikan oleh masyarakat. Kegiatan literasi berbasis komunitas ini bisa menjadi tindakan preventif yang sangat efektif mencegah bahaya narkoba. Penyalahgunaan narkoba biasanya berjenjang dan berkomunitas, namun perlu kita sadari bahwa penyalah gunaan narkoba dikalangan muda tidak lepas dari lemahnya pengawasan orang tua dan masyarakat. Dengan adanya komunitas Taman Bacaan Masyarakat (TBM) kegiatan komunitas generasi muda yang biasanya identik dengan image negatif akan menjadi positif.
Gerakan ini memberikan akses informasi kepada masyarakat guna mewujudkan pembelajaran sepanjang hayat. Berdasarkan riset bahwa dengan membaca kita dapat mengurangi dua kali risiko terserang penyakit Alzheimer (pikun). Dalam artikel kompas "Banyak Baca Bisa Hindari Risiko Alzheimer", dikutip dari Smart-money.co, hasil riset terkini membuktikan bahwa otak menyukai tantangan. Nah, membaca merupakan kegiatan yang merangsang sel otak, salah satunya dendrit, yaitu komponen sel syaraf otak atau neuron. Kegiatan membaca, mengisi teka-teki silang, dan menulis terbukti mampu menurunkan gejala Alzheimer. Pasalnya, kegiatan itu dapat mengurangi akumulasi beta-amyloid atau protein berbahaya di otak yang ditemukan pada penderita Alzheimer. (https://biz.kompas.com/read/2017/08/31/154854128/banyak-baca-bisa-hindari-risiko-alzheimer. diakses tanggal 13 Juli 2018).
Selain membaca, kemampuan menulis dalam literasi juga sangat penting. Menulis dapat mengasah kepribadian atau budi pekerti seseorang. Inilah komponen yang sedang dibutuhkan bangsa ini sebagai bangsa yang multikulturalisme.Kita menyadari kebudayaan literasi di Indonesia belum tumbuh dan berkembang dengan sebagaimana mestinya. Memang membutuh waktu yang lama untuk menumbuhkan dan mengembangkan budaya literasi atau budaya baca tulis masyarakat Indonesia. Berbagai upaya pun perlu dilakukan dalam rangka menumbuhkan kebudayaan baca tulis pada masyarakat Indonesia. Karena secara tidak langsung budaya literasi telah menempatkan bangsa-bangsa kearah untuk maju dan berkembang.
Namun, yang paling penting adalah membangun
kesadaran bahwa budaya literasi ini merupakan salah satu faktor kunci dalam
rangka kemajuan pendidikan dan peradaban. Oleh karena itu, masyarakat harus
mulai menumbuhkan kesadaran untuk membaca dan menghindari perasaan takut untuk
menulis karena dengan menulis bukan hanya menuangkan pikiran dan pengetahuan
yang kita punya tetapi juga dapat berbagi pengetahuan kepada orang lain.
DAFTAR PUSTAKA
Baynham, Mike. 1995. Literacy Practices: Investigating Literacy in
Social Contexts. London: Longman.
Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah.(2016). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Ditjen Dikdasmen.
White, James Boyd. 1985. “The Invisible Discourse of Law: Reflections on Legal Literacy and General Education.” Essay dalam Praticia L. Stock. Essays on Theory and Practise in the Teaching of Writing. USA: Boynton Cook Publisher Inc.
Yanni, Robert dan Pat C. Hoy (1995) The Scriber Handbook for Writing. Boston: Allya & Bacon.
(https://www.bkkbn.go.id/detailpost/bonus-demografi-meningkatkan-kualitas-penduduk-melalui-keluarga di akses tanggal 12 Juli 2018 pukul 21.13).
(https://www.literasipublik.com/pengertian-literasi di akses tanggal 13 Juli 2018 pukul 21:21).
https://biz.kompas.com/read/2017/08/31/154854128/banyak-baca-bisa-hindari-risiko-alzheimer.
Minggu, 14 Februari 2021
PENDAFTARAN KIP KULIAH 2021
Untuk calon mahasiswa yang ingin mendaftar Perguruan tinggi ditahun 2021. Pendaftaran KIP kuliah untuk tahun 2021 telah dibuka. Pendaftaran Akun Siswa KIP-Kuliah dimulai tanggal 08 Februari 2021 sampai dengan 31 Oktober 2021. Pendaftaran KIP Kuliah 2021 menggunakan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) dan NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang sudah terdata di DAPODIK (Data Pokok Pendidikan) Kemdikbud.
Untuk siswa yang ingin mendaftar kuliah di Perguruan Tinggi dibawah naungan Kemdikbud pendaftaran dilakukan di web https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
![]() |
| Sumber Foto : https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ |
Bagi siswa yang ingin mendaftar di Perguruan tinggi yang berada dibawah naungan Kementerian Agama pendaftaran KIP Kuliah dilakukan di web http://kip-kuliah.kemenag.go.id/
![]() |
| Sumber Foto : http://kip-kuliah.kemenag.go.id/ |
Jika data NISN, NPSN dan NIK tidak terbaca dalam proses pendaftaran, siswa bisa memperbaiki data dengan berkordinasi menghubungi Operator sekolah untuk diperbaiki di http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/ , bagi siswa lulusan (siswa yang lulus pada tahun sebelumnya) perbaikan data dapat dilakukan di http://pd.data.kemdikbud.go.id/index.php?r=pengajuan/PengajuanLulusan
Sebelum mendaftar KIP kuliah calon mahasiswa di anjurkan untuk membaca syarat dan ketentuan di link yang telah disediakan https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/panduan. Berikut ini jadwal penting yang harus diingat calon penerima KIP kuliah :
Rabu, 10 Februari 2021
SNMPTN 2021
Kementerian Pendidikan kembali membuka pendaftaran masuk Perguruan Tinggi Negeri PTN pada tahun 2021. Melalui Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. Berikut jadwal pelaksanaan SNMPTN 2021
![]() |
| Sumber : https://ltmpt.ac.id/ |
Untuk melakukan pendaftarn calon mahasiswa baru, bisa mengakses web resmi LTMPT sebagai penyelenggara di https://ltmpt.ac.id/ .
Minggu, 07 Februari 2021
PPDB SMA NEGERI OLAHRAGA PROVINSI RIAU TP. 2021-2022
SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau membuka pendaftaran siswa/i baru untuk tahun pelajaran 2021/2022. Seleksi penerimaan dilakukan melalui dua tahapan yaitu Seleksi Administrasi dan Seleksi Keberbakatan. Berikut jadwal penerimaan dan tahapan seleksi PPDB SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau yang dikutip dari Website resmi SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau.




























